Iya ini malam minggu….
“Belanja bulanan yuk Vit”, ajak teman kosku sore itu.
“Oke tapi ke lab dulu ambil hasil foto kemaren”
“Sip, lab-nya dimana?”
“Dharmawangsa, deket graha Amerta”
“Kalo gitu kita sekalian makan sop buntut aja”
“Oke!”, kataku semangat. Lalu aku ingat…”eh mbak, tapi gigiku kan masih diganjel karet, tapi gak apa-apa deh, aku akan berusaha!”
Ya, sejak kemaren gigiku ini diganjel karet hijau dan membuatku ngilu kalau mengunyah. Kata temanku sih dia pernah merasakan hal yang sama dan malas makan. Tapi aku tidak, aku akan tetap berjuang mengunyah!
Begitulah awalnya kami terdampar di warung Sop Buntut yang sangat enak itu.
Kunyah satu…kunyah dua…kunyah tiha dan seterusnya sampai akhirnya aku terdiam…
“Mbak, karetnya lepas”
“Huahahahhahahahhahahahha”
Sial!
First thing on my mind is, memasangnya lagi…jadi aku mencari kaca.GAGAL!
Yaiyalah gagal, lha kemaren aja si dokter harus pakai alat sebesar tang untuk bisa menyangkutkan karet itu di gigiku. Kok sekarang aku mau sok pahlawan, melakukannya dengan tangan kosong!
Second thing on my mind! Call the doctor and bother his saturday night!
“Halo, dok saya Vita yang kemaren ke tempat dokter”
“Ohya ada apa mbak Vita?”
“Pak karetnya lepas satu”
“Oh gapapa, Senin aja saya betulkan”
Huff…….aku menoleh dan oh, temanku masih ngakak.
“Vit…vit…yang ada mah orang juga takut ma karetnya dan males makan, elu malah sampe karetnya lepas segala…..”