“Bisa gak kita mampir dulu di minimarket?”
“Disini ta?”
“Iya, kamu mau titip apa?”
“Nggak deh, aku tunggu di mobil aja ya”
Dan turunlah si perempuan dari mobil Korea itu, sambil berlari kecil, tak tega membiarkan si teman menunggu terlalu lama.
“Cepet banget”
“Iya, nih aku beliin susu”
“Waaaa kamu so sweet banget sih”
“Iya dong, kan biar sama mimiknya”
“Kita soulmate ya, mari berpegangan tangan”
“Hihhihihihi”
Pasti suatu hari nanti ketika jalan hidup membawa kita pada pilihan yang berbeda, aku yakin, aku dan kamu, kita pasti akan merindukan adegan-adegan konyol ini. Potongan cerita tidak penting yang kita rangkai setiap hari. Berbagi lelucon asal yang melintas di otak kita tanpa perlu sensor. Bercerita masa lalu bagai semua ada di depan mata.
Iya, tawa dan ekspresi mata itu, tidak mudah tergantikan oleh sosok orang lain. Cuma kamu!