Monthly Archives: June 2008

Kita sudah merdeka lho!

Wacana tentang kecantikan bukan hal baru lagi. Termasuk anggapan bahwa cewek cantik atau cowok cakep itu cenderung tidak pintar, ataupun sebaliknya. Sangat klise. Bahkan kenyataan bahwa mereka yang diberi berkah oleh Tuhan berupa kelebihan fisik mendapat tempat istimewa di mata masyarakat juga sangat klise. Bahwa di Indonesia ini, cewek putih dapet penghargaan lebih juga udah gak asing. Tinggi, langsing, putih, mulus, dan teman-temannya itu adalah stereotipe cewek cantik yang udah lama kita kenal. Kritik feminisme atau apapun itu juga udah kenyang kita dengar. Tentang motivator yang menyatakan bahwa kualitas pribadi dan kecerdasan adalah lebih penting dari semua penilaian fisik, malah sering terdengar sebagai pembenaran bagi mereka yang tidak “dilahirkan sempurna”.

Yah, terima atau tidak, itulah yang masih terjadi di masyarakat kita. Itulah fenomena yang kita memang hadapi. Apakah itu adil? Enggak! Tapi itu bukan untuk dinilai adil atau tidak. It’s just the way it is…

Kemudian semua keadaan itu ada dan harus disiasati. Kalau terjebak pada stereotipe maka kita gak akan kalah dangkalnya. Buktinya aku mengenal banyak cewek cantik dan cerdas sekaligus. Banyak cowok cakep dan pintar dalam satu paket. Sebenarnya semua itu sudah adil adanya. Manusianya aja yang suka salah menyikapi.

Masalahnya adalah ketika kita menyikapi semuannya secara sepihak. Terjebak pada stereotipe. Dan yang lebih parah lagi, menjadi korban dari stereotipe dan tidak berjuang untuk membela hak kita. Yah, dalam satu fase hidup kita, pasti pernah menjadi korban dan pelaku. Ingat, bahwa di posisi apapun kita, kita tetap tidak berhak menghakimi. Tapi kita wajib belajar.

Mau cantik ,mau jelek, mau cerdas, mau bodoh, mau kaya, mau miskin, kita semua punya hak yang sama. Kita punya hak untuk bermimpi dan mengejar impian kita. Jangan pikir bahwa penilaian orang adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Penilaian adalah sarana evaluasi. Bukan untuk membuat kita patah semangat, juga bukan untuk membuat kita arogan. Kita punya hati untuk berempati, otak untuk berpikir, insting untuk bertahan, dan tentunya hak untuk dipertahankan. Tuhan tidak serta merta menciptakan manusia hanya untuk tidak berguna. Tuhan menciptakan kita untuk berusaha agar berguna. Kadang jalannya gak mudah, well… most of the time memang gak mudah. Tapi susah bukan berarti gak mungkin kan…Semangat guys, we can do it! MERDEKA!!